Mulakan Harimu

Mulakan Harimu
" Tiap urusan yang tidak dimulai dengan Bismillahirrhmanirrahim maka terputuslah berkatnya (bagaikan anggota badan yang terkena kusta) "

Sunday, October 9, 2011

UZLAH tanpa DAKWAH



(petikan kisah dari Mukadimmah Kitab Al-Muntalaq)

Ini adalah kisah sepucuk surat antara dua orang sahabat. Dua orang yang juga merupakan ahli hadis, di mana nama keduanya tercantum dalam kitab shahih al-bukhari sebagai perawi yang tsiqah.

Abdullah bin al-Mubarak telah mengirimkan suratnya, dari medan jihad, kepada sahabatnya, Fudhail bin Iyadh, yang memilih beribadah di tanah haram.

       

Wahai ahli ibadah dua tanah haram, jika kamu melihat kami,niscaya kamu faham bahwa kamu hanya bermain-main di dalam ibadahmu.

Orang yang membasahi lehernya dengan air mata, sedang tengkuk kami berlumuran dengan darah,

Dia yang memenatkan kudanya di dalam sia-sia, sedangkan kuda-kuda kami penat di hari peperangan,

Kamu berbau harum dengan minyak wangi, sedangkan minyak wangi kami adalah peluh kuda dan debu yang terbaik di medan perang,

Telah datang sabda Nabi kita kepada kita, kata yang benar, tepat dan bukan dusta, 
“Tidak akan bertemu debu kuda  pada hidung seseorang, dengan asap neraka yang menyala" 

Kitab Allah ini telah menyebut di hadapan kita bahwa, “orang yang mati syahid itu tidak mati” ini bukan satu dusta

Sungguh beruntung Fudhail bin Iyadh, meskipun ditegur sahabatnya karena dianggap bermain-main, ia masih dalam keadaani beribadah. Bagaimanakah dengan kita? Sementara api jihad membakar sebagian ujung bumi, kita masih bermain-main, dalam keadaan bermain-main.

Dalil tentang betapa Agungnya kerja DAKWAH:

1. Surah Fussilat: 33
Dan tidak ada yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada (mengesakan dan mematuhi perintah) Allah, serta dia sendiri mengerjakan amal yang soleh, sambil berkata: Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang Islam (yang berserah bulat-bulat kepada Allah)! 

2. Al-Imran:110
Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji) serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman) dan kalaulah Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) itu beriman (sebagaimana yang semestinya), tentulah (iman) itu menjadi baik bagi mereka. (Tetapi) di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka orang-orang yang fasik.  

Dalil tentang  ketegasan PERLUNYA keluar berda'wah

1. At-Taubah: 41
Pergilah kamu beramai-ramai (untuk berperang pada jalan Allah), samada dengan keadaan ringan (dan mudah bergerak) ataupun dengan keadaan berat (disebabkan berbagai-bagai tanggungjawab) dan berjihadlah dengan harta benda dan jiwa kamu pada jalan Allah (untuk membela Islam). Yang demikian amatlah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui.  

2. Al-Muddatsir: 1-2
Wahai orang ynag berselimut, bangunlah serta berilah peringatan dan amaran (kepada umat manusia).

Dalil tentang tiada beza musliMIN atau musliMAT dalam kerja Dakwah

1. At-taubah: 71
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan dan melarang daripada berbuat kejahatan dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. 

Semoga kita sama-sama ingat-mengingati satu sama lain.

Dont PLAY-PLAY :')
Ayuh Menjadi SOLEH dan MUSLEH.

Wallahul-musta'an

No comments: