Mulakan Harimu

Mulakan Harimu
" Tiap urusan yang tidak dimulai dengan Bismillahirrhmanirrahim maka terputuslah berkatnya (bagaikan anggota badan yang terkena kusta) "

Monday, October 25, 2010

Syaitan pun terkejut


Ada seorang manusia yang bertemu dengan syaitan di waktu subuh.

Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan.

Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan solat,

maka syaitan pun sambil tersenyum bergumam, "Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!"

Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan solat,

syaitan tersenyum lebar sambil membatin, " Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!"

Ketika waktu asar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya masih juga asik dengan kegiatannya, syaitan mulai terdiam......

Kemudian ketika datang waktunya maghrib, temannya itu ternyata tidak solat juga, maka syaitan nampak mulai gelisah,

senyumnya sudah berubah menjadi kecut. Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu.

Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan solat Isya', maka syaitan itu sangat panik.

Ia rupanya tidak boleh menahan diri lagi, dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan,

"Wahai sahabat, aku terpaksa memutuskan persahabatan kita !"

Dengan keheranan manusia ini bertanya, "Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat ?".

"Aku takut !", jawab syaitan dengan suara gemetar. "Nenek moyangku saja yang dulu hanya sekali membangkang pada perintah-Nya, iaitu ketika menolak disuruh sujud pada "Adam", telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja kusaksikan telah lima kali membangkang untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !", kata syaitan sambil beredar pergi.

Dan ingatkah kita, selepas Syaitan menderhaka, dia MEMINTA IZIN dari Allah untuk menganggu manusia??? Kemudian Allah swt mengizinkan syaitan. Dan barulah syaitan laknatullah ini memulakan 'misi'nya itu.

Surah Al-Isra
61 Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; maka mereka sujudlah melainkan iblis; dia berkata: Patutkah aku sujud kepada (makhluk) yang Engkau jadikan dari tanah (yang di adun)?
62 Dia berkata lagi: Khabarkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan mengatasiku? Jika Engkau beri tempoh kepadaku hingga hari kiamat, tentulah aku akan memancing menyesatkan zuriat keturunannya, kecuali sedikit (di antaranya).
63 Allah berfirman (kepada iblis): Pergilah (lakukanlah apa yang engkau rancangkan)! Kemudian siapa yang menurutmu di antara mereka, maka sesungguhnya Neraka Jahannamlah balasan kamu semua, sebagai balasan yang cukup.
64 Dan desak serta pujuklah sesiapa yang engkau dapat memujuknya dengan suaramu; dan kerahlah penyokong-penyokongmu yang berkuda serta yang berjalan kaki untuk mengalahkan mereka dan turut campurlah dengan mereka dalam menguruskan harta-benda dan anak-anak (mereka) dan janjikanlah mereka (dengan janji-janjimu). Padahal tidak ada yang dijanjikan oleh Syaitan itu melainkan tipu daya semata-mata.
65 Sesungguhnya hamba-hambaKu (yang beriman dengan ikhlas), tiadalah engkau (hai iblis) mempunyai sebarang kuasa terhadap mereka (untuk menyesatkannya); cukuplah Tuhanmu (wahai Muhammad) menjadi Pelindung (bagi mereka).
-------------------------------------------------------------------------

KITA?? berbuat dosa tanpa izin.. meninggal suruhan, melakukan hal tegahan tanpa rasa bersalah.. terukkah kita daripada makhluk laknatullah itu???

Allahuakbar!! itu baru tentang solat, belum dipersoal hal-hal halal dan haram yang telah Allah swt gariskan. Malangnya melanggar hukum Allah swt dirasakan BANGGA, malah turut mempromosikan dosa. Astaghfirullah semoga kita diberi hidayahNya dan terselamat dari azab pedih api Neraka!! amin.

Sekadar berkongsi:
Barang siapa berjaya menundukkan nafsu, martabatnya akan menyaingi malaikat, kalau ditundukkan oleh nafsu akan turun lebih rendah daripada binatang.


Allahualam.

No comments: